Pengenalan Variabel, Tipe Data dan Perintah Masukan dan Keluaran

Pengenalan Model Data

Borland C++ memiliki 7 tipe data dasar dan 3 tipe data tambahan, diantaranya:

Tipe Data

Ukuran Memori

Jangkauan Nilai

Char

1 Byte

-128 s.d 127

Int

2 Byte

-32768 s.d 32767

Short

2 Byte

-32768 s.d 32767

Long

4 Byte

-2,147,435,648 s.d 2,147,435,647

Float

4 Byte

3.4 x 10-38 s.d 3.4 x 10+38

Double

8 Byte

1.7 x 10-308 s.d 1.7 x 10+308

Long Double

10 Byte

3.4 x 10-4932 s.d 1.1 x 10+4932


Tipe Data

Ukuran Memori

Jangkauan Nilai

Unsigned Integer

2 Byte

0 – 65535

Unsigned Character

1 Byte

0 – 255

Unsigned Long Integer

4 Byte

0 – 4,294,967,295

Variabel dan Konstanta

Deklarasi Variabel

[Kristanto:2009] pengertian deklarasi adalah memesan memori dan menentukan jenis data yang dapat disimpan di dalamnya.

Bentuk Umum: TIPE_DATA(SPACE)NAMA_VARIABEL;

Pada pendeklarasian variabel, daftar variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan tanda koma.

Contoh:
int jumlah;
Float harga_per_satuan, total_harga;

Pemberian Nilai ke Variabel

[Kristanto:2009] untuk memberikan nilai ke suatu variabel yang telah dideklarasikan, bentuk pernyataan yang digunakan adalah sebagai berikut:

nama_variabel = nilai;

Contoh berikut merupakan nilai 50 ke variabel jumlah dan 15,7 ke variabel harga_per_satuan.

Jumlah=50;
harga_per_satuan=15.7;
Total_harga= jumlah * harga_per_satuan;

Contoh program:
#include <stdio.h>
main()
{
int jumlah;
float harga_per_satuan, harga_total;
Jumlah=50;
Harga_per_satuan=15.7;
harga_total= jumlah * harga_per_satuan; Printf(“Harga Total= %f \n “, harga_total); }

Konstanta

konstanta menyatakan nilai numeris atau karakter yang tetap. Turbo C++ mendukung empat kelas konstanta:

Konstanta integer
Konstanta floating point
Konstanta string
Konstanta karakter

Perintah Input

perintah ini digunakan untuk memasukan berbagai jenis data kedalam program lewat keyboard dan dapat digunakan fungsi pustaka scanf, getch maupun getche dan cin.

Bentuk Umum: Scanf(“string kontrol”, daftar argumen);

String kontrol dapat berupa:
a.Penentu format
b.Karakter spasi putih
c.Karakter bukan spasi putih

Contoh:
/*—————————————————————*/
/*Program: Scanf.cpp */
/*—————————————————————*/
#include <stdio.h>
main()
{
int nilai, tugas;
printf(“Masukan sebuah nilai: “); scanf(“%d”,&nilai);
printf(“Masukan nilai tugas: “); scanf(“%d”,&tugas);
if (nilai>70 && tugas>=75)
printf(“Lulus \n”);
else
printf(“Tidak Lulus\n”);
}
Keterangan:
Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa untuk memasukan variabel nilai dan variabel tugas ke dalam program menggunakan fungsi pustaka scanf dan semuanya itu di masukan melalui keyboard.

Fungsi Pustaka GETCH

digunakan untuk membaca sebuah karakter tanpa diakhiri enter. Pada getch ini, karakter yang dimasukan tidak ditampilkan dilayar.

Contoh:
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
main( )
{
char kar;
clrscr( );
printf(“Masukan Sebuah Karakter Bebas = “);
kar = getch( );
printf(“\nTadi Anda Memasukan karakter %c”, kar);
getch( );
}

Fungsi Pustaka CIN

Fungsi pustaka cin ini berpasangan fungsi pustaka cout. Dimana fungsinya adalah untuk memasukan nilai variabel ke dalam program melalui keyboard.

Contoh:
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
main( )
{
int nilai1,nilai2, total;
clrscr( );
cout<<“Masukan Nilai 1 : “;
cin>>nilai1;
cout<<“Masukan Nilai 2 : “;
cin>>nilai2;
total=nilai1+nilai2;
cout<<“Masukan Total Nilai : “<<total<<endl;
getch( );
}

Fungsi Pustaka PRINTF

Digunakan untuk menampilkan hasil yang terformat dengan menggunakan format spesification. Tabelnya adalah sebagai berikut:

Tipe Data

Penentu Format Untuk Printf()

Integer

%d

Floating Point

 

Bentuk Desimal

%f

Bentuk Berpangkat

%e

Bentuk Desimal dan Pangkat

%g

Double Precision

%lf

Character

%c

String

%s

Unsigned Integer

%u

Long Integer

%ld

Long Unsigned Integer

%lu

Unsigned Hexadecimal Integer

%x

Unsigned Octal Integer

%o


Contoh:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include<iostream.h>
main( )
{
char nama =”agung”;
int nilai = 100;
clrscr( );
printf(“hai %s, Kamu mendapatkan Nilai %i” , nama, nilai);
}
Output :
hai agung, Kamu mendapatkan Nilai 100

Fungsi pustaka puts

Fungsi ini hanya digunakan untuk menampilkan nilai string dan sudah mengandung line feed/ Pindah baris otomatis.
Contoh:
/*————————————————————-*/ /*Nama Program: puts.cpp */ /*————————————————————-*/ #include <stdio.h> main( ) { char *nama; nama=“Roker”; puts(nama); }

Fungsi pustaka putchar

Fungsi ini untuk manampilkan hasil dapat digunakan fungsi pustaka putchar. Fungsi pustaka ini hanya digunakan untuk menampilkan nilai karakter dan tidak mengandung line feed.
Contoh:
#include <stdio.h>
main( )
{
char a;
a=„B „;
putchar(a);
putchar(„\n‟);
putchar(„-‟);
}

Fungsi pustaka cout

untuk menampilkan hasil dapat digunakan fungsi pustaka cout. Fungsi pustaka ini bentuknya agak sedikit berbeda dengan bentuk pustaka output lainnya. Perbedaannya terletak pada:

1.Praprosesor
Kalau fungsi pustaka printf, putchar maupun puts praprosesornya menggunakan #include <stdio.h>, sedangkan fungsi pustaka cout praprosesornya menggunakan #include <iostream.h>

2.Komentar
Kalau fungsi pustaka printf, putchar maupun puts komentarnya menggunakan simbol /* diakhiri */, sedangkan fungsi pustaka cout komentarnya menggunakan simbol //

3. Ganti Baris
Kalau fungsi pustaka printf, putchar maupun puts ganti baris menggunakan \n, sedangkan fungsi pustaka cout ganti baris menggunakan simbol \n atau endl

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url